Sabtu, 15 Desember 2012

WISATA PULAU


Picture
"Battoa" berarti "Besar", sesuai dengan namanya Pulau Battoa memang adalah pulau terbesar dari 7 pulau yang ada di kawasan gugusan pulau di Polewali Mandar. Pulau-pulau ini terletak di kecamatan Binuang, Pulau Battoa dihuni oleh kurang lebih 170 kepala keluarga yang umumnya bekerja sebagai nelayan.
Di sekeliling Pulau Battoa ini ditumbuhi hutan mangrove yang rindang. Tempat ini cocok untuk melakukan penelitian dan petualangan dan Out bound.

Meskipun relatif terpencil masyarakat di Pulau Battoa sudah dapat menikmati beberapa hasil pembangunan, diantaranya air minum dari PDAM yang airnya dialirkan di bawah laut, listrik, puskesmas pembantu, Sekolah Dasar dan SMP.

PULAU KARAMASANG

Picture
Pulau Karamasang adalah pulau yang letaknya paling timur dari sekian pulau yang ada di Polewali Mandar. Pulau ini dapat dilihat langsung melalui jalan trans Sulawesi, sesaat setelah anda memasuki wilayah Polewali Mandar dari arah Timur. Pada bagian selatan Pulau ini terdapat pantai pasir putih yang landai dengan panorama yang indah. Di sepanjang pantai pasir putih ditumbuhi pohon yang rindang yang dapat digunakan sebagai tempat berteduh sambil menikmati semilir angin laut.
Di beberapa titik sekitar Pulau Karamasang terdapat terumbu karang serta Hutan Mangrove yang subur. Secara administratif Pulau ini terletak di Kelurahan Amassangan Kecamatan Binuang. Tempat ini cocok untuk kegiatan Penelitian, Out Bound, Tracking, Fishing, Diving, berenang, dan lain-lain.

PULAU PANAMPEANG

Picture
Pulau Panampeang adalah satu dari 7 Pulau yang ada di Polewali Mandar, tepatnya berada dalam wilayah Desa Tonyaman kecamatan Binuang. Waktu tempuh dari  dermaga penyeberangan Belang-belang Desa Tonyaman menuju Pulau Panampeang dapat ditempuh sekitar kurang lebih 30 menit dengan menggunakan Taxi Laut, istilah yang digunakan penduduk setempat mengenai perahu bermesin temple dan bercadik yang digunakan sebagaio alat transportasi penyeberangan antar pulau-pulau di kawasan tersebut.

Konon nama Pula Panampeang berasal dari kata “Passappeang” artinya tempet menjemur pakaian para nelayan yang sedang beristirahat di pulau ini. Pulau ini juga dijadikan sebagai tempta transit bagi para nelayan jika ada badai saat mereka melaut. Lebih dari separuh wilayah pesisi pulau Panampeang ditumbuhi hutan bakau (mangrove) yang sangat subur dan sebagian lainnya berpasir putih.

PULAU PASIR PUTIH (GUSUNG TORAJA)

Picture
Tidak lengkap rasanya mengunjungi kawasan pulau di Polewaqli Mandar sebelum datang ke Pulau Pasir Putih atau biasa juga disebut Pulau Gusung Toraja. Meskipun kecil, pulau ini memiliki pesona keindahan yang luar biasa. Pulau ini dikelilingi oleh pasir putih yang bersih.
Di Pulau ini terdapat fasilitas berupa Villa yang dapat digunakan untuk beristirahat dan beberapa buah Gazeebo. Di tempat yang jauh dari kebisingan ini, wisatawan dapat  menyaksikan sunset dan sunrise.

PULAU DEA-DEA (PULAU KUCING)

Picture
Dari Dermaga Penyeberangan Belang-belang Desa Tonyaman, Perjalanan ke Pulau ini dapat ditempuh kurang dari 10 menit dengan menggunakan Taxi Air (perahu tempel). Pulau ini tidak dihuni dan sering disebut Pulau kucing karena di Pulau ini banyak dijumpai beberapa jenis kucing

PULAU LANDEA

Picture
Pulau ini disebut Pulau Landea karena pulau ini tidak ditumbuhi oleh alang-alang (dea). Di tempat ini dapat dilaksanakan kegiatan tracking sambil menyaksikan panorama indah di sekitarnya. Tidak jauh dari Pulau mini terdapat onggokan batu di tengah laut yang dulu sangat dimitoskan oleh masyarakat sekitarnya yakni "Batu Mangnganga" 

PULAU TO SALAMA

Picture Pulau ini memiliki beberapa nama antara lain :L
1. Pulau Tangnga (Tengah), karena posisi pulau ini berada di tengah gugusan  
     pulau di Polewali Mandar
2. Pulau Tosalama, karena di Pulau ini dimakamkan seorang wali penyebar
     Islam pertama di daerah Mandar yakni Syekh Abdul Rahim Kamaluddin yang
     telah tercatat sebagai salah satu Situs Cagar Budaya di Kabupaten Polewali
     Mandar.
Secara administratif Pulau ini masuk dalam wilayah Kelurahan Amassangan, Kecamatan Binuang dan dihuni oleh kurang lebih 80 Kepala Keluarga. 
Sumber : http://disbudparpolman.weebly.com/

0 komentar:

Poskan Komentar

MAU ANU SAICCO` MUA` DITARIMAI MACOWAI MAPIA TOI BARAKKA`NA LULLUARE`